Rabu, 17 Maret 2010

Mourinho plots 1-0 win for Inter Milan at Chelsea

London | Wed, 03/17/2010 7:00 AM

Inter Milan eliminated Chelsea 1-0 to squeeze into the Champions League quarterfinals after a four-year absence, while CSKA Moscow made it for the first time at Sevilla's expense on Tuesday.

Samuel Eto'o, who also handed Chelsea its last home defeat in the Champions League four years ago, scored with 12 minutes left to give Inter a 1-0 win and end Chelsea's 21-match unbeaten streak at home in the tournament.

While Inter advanced 3-1 over two matches, CSKA won 2-1 at Sevilla to go through 3-2 on aggregate.

Tomas Necid put CSKA ahead in the 39th minute, beating goalkeeper Andres Palop, but Diego Perotti equalized two minutes later. Keisuke Honda got the final goal in the 55th when Palop punched his long free kick into the net.

But Chelsea's efforts to win European club football's top trophy go on.

The English Premier League club lost two semifinals under Jose Mourinho, lost a penalty shootout in the 2008 final and was beaten in a contentious semifinal by last season's eventual winner Barcelona.

"This is the story of this club and this is the story of these players, so this is a demonstration of history," Mourinho said on his return as Inter manager. "I'm not saying Inter is better. I'm saying today Inter was much better.

"Today I was the enemy and today the enemy won."

Mourinho's players frustrated his former team's efforts to get the single goal it needed to advance and Eto'o completed the Italian club's progress when he beat offside to finish Wesley Sneijder's floated free kick with a low shot past goalkeeper Ross Turnbull.

Chelsea striker Didier Drogba was sent off with three minutes left for stamping on Thiago Motta's foot after the Inter midfielder bundled into him in the area with a challenge that could have yielded a penalty.

With Chelsea pressing for an equalizer, Eto'o almost scored a second goal in injury time but Turnbull saved with his feet.

The referee also refused two other similar penalty appeals by Chelsea, contributing to a furious reaction by home fans and Chelsea captain John Terry, who entered into furious discussion with the fourth official at the end of the match.

"Sometimes you win because something happened, something made the ball go from one side to the other or something," Mourinho said. "Sometimes you win because you are the best team from the first minute to the last minute. And that was Inter, my team.

"Yesterday I exchanged a few SMS with John Terry and I told him, 'Tomorrow someone will be sad, but that's life."'

The Stamford Bridge crowd sang Mourinho's name on his first return since leaving the club in 2007 and jeered him at the end.

But while Inter's substitutes and support staff leapt to the touchline to greet the players as they celebrated the goal, Mourinho ushered them back and picked up a match program hurled onto the field by an angry fan.

Eto'o also scored the winner the last time Chelsea lost at Stamford Bridge - 2-1 to Barcelona in February 2006, when Mourinho was coach.

At Sevilla's Sanchez Pizjuan Stadium. Sevilla had slightly more possession but struggled to create chances as it and CSKA looked cagey.

Palop had to rush out to beat Honda to the ball in the fifth. The midfielder had an even better chance in the 27th, when he shot from just inside the area straight at the 'keeper, before following up on the rebound and firing just wide.

But once CSKA was ahead, it looked comfortable protecting the lead as the clock ticked down.

"It wasn't to be, they played better than us," Sevilla president Jose Maria del Nido said. "Our team was too tensed up."

The quarterfinal lineup will be completed on Wednesday when defending champion Barcelona hosts Stuttgart and Bordeaux hosts Olympiakos. Barcelona needs only to stop the German club from scoring after a 1-1 first-leg draw, while Bordeaux leads 1-0.

Label: , , , , , , , ,

Selasa, 16 Maret 2010

Liverpool beats Portsmouth 4-1 in Premier League

The Associated Press , London | Tue, 03/16/2010 6:38 AM

Fernando Torres scored twice in Liverpool's 4-1 win over Portsmouth in the Premier League on Monday to keep the team's hopes alive of qualifying for the Champions League.

The Spain striker scored in the 26th and 77th minutes at Anfield either side of goals from Ryan Babel in the 28th and Alberto Aquilani's first for the club, in the 32nd.

Nadir Belhadj pulled a consolation goal back for Portsmouth in the 88th minute.

Liverpool improved to 51 points, one behind fourth-place ottenham in the last Champions League position but Spurs have played a match less. Manchester City has 50 points and has played two less games than Liverpool.

Portsmouth remains last with 19 points and is almost certain to be relegated.

Label: , , , , , ,

Selasa, 09 Maret 2010

Daftar 10 Supporter sepak Bola paling Fanatik



Banyak yang bilang kalau supporter adalah pemain ke 12 dalam suatu tim Sepak bola. Hal ini memang bukan tanpa alasan, karna supporter adalah elemen yang selalu memberikan suntikan semangat dan motivasi bagi para pemain yang sedang berlaga. Oleh karna itu maka tak heran jika kemenangan suatu tim biasanya lebih banyak diraih di kandang sendiri.

Para supporter sepak bola itu sangat total dalam mendukung tim kesayangan mereka, bahkan tak jarang ada yang sampai mau berkorban nyawa hanya untuk mendukung tim kesayanganya. hampir semua supporter di seluruh dunia ini pasti mempunyai rasa loyal dan fanatik, tapi tahukah kamu supporter dari negara manakah yang mendapat predikat sebagai supporter sepak bola paling fanatik,?

berikut adalah daftar 10 supporter sepak bola paling fanatik di Dunia (urutan dari yang terbawah) :

10.Jerman
Salah satu negara dengan sepak bola yang maju ini mempunyai banyak supporter yang sangat fanatik. Banyak supporter yang rela untuk berpetualang berkeliling negara jerman hanya untuk mengikuti tour musiman tim idola mereka. tingkat loyalitas mereka sangat tinggi, bahkan presentase rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 85%. basis supporter fanatik Jerman adalah Bayern Munich dan Hertha Berlin

9.Jepang
Semenjak sukses menyelenggarakan piala dunia 2002, animo masyarakat pada pertandingan sepakbola di jepang meningkat tajam. hal ini dibuktikan dengan adanya kenaikan rata-rata kepadatan stadion dari 80% menjadi 86,6%. Supporter jepang yang paling dikenal fanatik adalah supporter tim Gamba Osaka, mereka terkenal sebagai supporter yang berani mati demi untuk mendukung super Gamba.

8.Spanyol
Sebagai satu dari tiga negara utama sepak bola eropa, spanyol mempunyai tim-tim yang tangguh dan berkualitas, rivalitas yang tinggi antar tim juga berimbas pada makin meningkatnya tingkat loyalitas antar supporter tim. rata-rata kepadatan stadion di spanyol mencapai 87%. basis supporter fanatik di spanyol adalah valencia, Barcelona, Real Madrid, dan atletico Madrid

7.Belanda
Gaya sepak boal Total Football yang diterapkan di Belanda ternyata juga diimbangi dengan dukungan dukungan supporter sepakbola belanda yang sangat Total. Hal ini dibuktikan dengan rata-rata kepadatan stadion yang mencapai 89%. dan Basis supporter fanatiknya adalah Ajax Amsterdam

6.Mexico
Salah satu kekuatan sepakbola benua amerika ini memang dikenal mempunyai banyak supporter fanatik. dan salah satu yang unk dari mereka adalah mereka selalu menampakkan identitas ke-Mexico-annya dalam mendukung tim kesayangan mereka. rata-rata kepadatan stadion mencapai 90%. Basis supporter fanatiknya adalah Chivas Guadalajara

5.Italia
Di Italia, fanatisme supporter memang sangat tinggi. supporter italia dikenal sebagai supporter yang keras, bahkan hampir tiap klub mempunyai supporter garis keras (ULTRAS), yang biasanya selalu total dalam mendukung tim. rata-rata kepadatan stadionpun mencapai 93%. basis supporter fanatiknya adalah Roma, Juventus, serta Milan dan Inter Milan

4. Brazil
Negara yang dikenal sebagai pemasok pemain sepakbola terbesar di Dunia ini adalah salah satu negara yang mempunyai supporter sepakbola yang fanatik. sudah tak terhitung berapa nyawa yang melayang karna tawuran antar supporter di liga Brazil. supporter Brazil dikenal sangat loyal pada tim. rata-rata kepadatan Stadion bahkan bisa mencapai 93%. Basis supporter fanatiknya adalah Sao Paolo FC

3.Indonesia
Boleh dibilang, inilah salah satu negara yang paling banyak menelan korban tawuran antar supporter di liga sepakbola. Rasa fanatisme yang berlebihan ini kadang justru berdampak negatif. Bahkan franz Beckenbauer pun sampai kaget setelah melihat video tawuran supporter Indonesia. Ia mengatakan bahwa Indonesia adalah salah satu negara yang mempunyai supporter terloyal. Dan hal itu dibuktikan dengan tingginya angka rata-rata kepadatan stadion di indonesia yang bisa mencapai 96 %. Basis supporter fanatik Indonesia adalah Persebaya, Persib, PSIS, Persipura, dan PSIM

2.Argentina
Loyalitas supporter Argentina dalam mendkung tim idola mereka memang tak perlu diragukan lagi. para supporter sudah menganggap kemenangan tim sebagai harga mati. maka tak heran jika mereka selalu total dalam mendukung tim mereka untuk memperoleh kemenangan. sama seperti Indonesia, di Argentina juga banyak terjadi perkelahian antar supporter yang menyebebkan korban jiwa. Tingkat rata-rata kepadatan stadion bise mencapai 97%. Basis suporter fanatiknya adalah River Plate dan Boca Junior

1.Inggris
Tak dapat dipungkiri lagi, Inggris lah negara dengan suporter paling fanatik di Dunia. para Supporter tak henti-hentinya menyanyikan lagu kebangsaan tim mereka sepanjang 90 menit untuk mendukung tim mereka. Bahkan di tingkat negara, Hooligan Inggris juga dikenal sebagai supporter paling fanatik. rata-rata kepadatan stadion bisa mencapai 99%. Dan basis supporter fanatik di Inggris adalah Liverpool dan Manchester United

Label: , , , , , ,

Kiper-kiper terbaik di Piala Dunia





Dalam pertandingan sepakbola, setiap lini dalam tim memiliki peran penting. Namun ada satu posisi yang paling krusial. Satu tim dipastikan mengalami kekalahan bila bertanding tanpa didampingi kiper.

Selain striker atau bomber paling berbahaya, setiap kali Piala Dunia digelar juga diumukan penjaga gawang terbaik. Pilihan terbaik merupakan penilaian yang dilakukan oleh Tim Studi Teknis Badan Sepakbola Dunia (FIFA).

Setiap kiper terbaik berhak menggenggam penghargaan Yashin. Nama Yashin sendiri merupakan kiper legendari asal Rusia Lev Yashin yang mengantongi berbagai gelar bergengsi.

Mantan kiper Timnas Inggris Gordon Banks dan Italia Dino Zoff pernah dianugerahkan gelar tersebut.

Bagaimana dengan Piala Dunia 2010 ini? Siapakan kiper yang bakal menunjukkan talenta terbaiknya sepakan turnamen?

Berikut kiper terbaik Piala Dunia:

Piala Dunia 1930 di Uruguay
Enrique Ballesteros (Uruguay)

prestasi=membawa uruguay juara piala dunia yang pertama 1930

Piala Dunia 1934 di Italia
Ricardo Zamora (Spanyol)

Ricard Zamora Martínez (Ricardo Zamora) (21 Januari 1901 - 15 September 1978) merupakan seorang pemain dan pelatih sepak bola berkebangsaan Spanyol. Dia bermain untuk klub Espanyol, FC Barcelona, Espanyol, Real Madrid, dan OGC Nice.
Klub yang pernah ia latih adalah OGC Nice, Atlético Aviación, Celta de Vigo, CD Málaga, Spanyol, dan RCD Español

Piala Dunia 1938 di Prancis
Frantisek Planicka (Rep Ceska)
http://i48.tinypic.com/2lazseq.jpg

Piala Dunia 1950 di Brasil
Roque Maspoli (Uruguay)

Roque Gastón Máspoli (12 Oktober 1917 di Montevideo - February 22, 2004 di Montevideo) adalah seorang Uruguay football player dan pelatih.Dia adalah penjaga gawang untuk tim nasional Uruguay yang memenangkan Piala Dunia 1950

Piala Dunia 1954 di Swiss
Gyula Grosics (Hungaria)

Gyula Grosics (Hungaria pengucapan: [ɟulɒ ɡroʃitʃ]; lahir 4 Februari 1926 di Dorog) adalah Hungaria mantan sepak bola penjaga gawang yang bermain 86 kali untuk Hungaria Tim nasional sepak bola dan merupakan bagian yang legendaris Tim Emas dari tahun 1950-an.Dia dijuluki Black Panther (Hungaria: Fekete Párduc)
Dia adalah seorang peserta di tiga Piala Dunia berturut-turut, Piala Dunia FIFA 1954, Piala Dunia FIFA 1958 dan Piala Dunia FIFA 1962. Dalam karir klub, ia bermain untuk klub Hungaria MATEOSZ, Budapest Honvéd FC dan Tatabányai Bányász, di mana ia pensiun pada tahun 1962

Piala Dunia 1958 di Swedia
Harry Gregg (Irlandia Utara)


Harry Gregg, MBE (lahir 25 Oktober 1932)
Dia kadang-kadang disebut "The Hero of Munich 'karena dia menarik beberapa dari teman-teman timnya dari pesawat yang terbakar selama bencana udara Munich termasuk Bobby Charlton, Jackie Blanchflower dan Dennis Viollet

Piala Dunia 1962 di Chili
Viliam Schrojf (Rep Ceska)


Dia adalah seorang peserta di tiga Piala Dunia berturut-turut Piala Dunia FIFA 1954, Piala Dunia FIFA 1958 dan pada Piala Dunia FIFA 1962, di mana Cekoslowakia mengejutkan dunia dan pergi melalui ke final, kalah dari juara Brasil. Keberhasilan Cekoslowakia sebagian besar disebabkan oleh kinerja Schrojf yang luar biasa.. Namun akhir terbukti menjadi hari hitam untuk Schrojf, dengan dua gol Brasil dihasilkan dari kesalahannya. Dengan negaranya memimpin 1-0, Setengah jalan melalui babak kedua, dengan 1-2 , matahari masuk ke matanya dan gagal untuk menangkap bola yang sederhana dengan benar, yang mendarat langsung di kaki VAVA, yang mengambil kesempatan untuk menjadi pemain pertama kalinya mencetak gol dalam dua final Piala Dunia yang berbeda

Piala Dunia 1966 di Inggris
Gordon Banks (Inggris)


Gordon Banks (lahir pada 30 Desember 1937 di Sheffield) merupakan mantan pemain sepak bola berkebangsaan Inggris. Dia pernah bermain untuk tim Chesterfield F.C., Leicester City F.C., Stoke City F.C., dan Fort Lauderdale Strikers. Di timnas Inggris, dia bermain 73 kali. Berposisi sebagai kiper. Dia pernah membela timnas Inggris pada Piala Dunia FIFA 1966 dan Piala Dunia FIFA 1970. Dia berhasil membawa timnya meraih juara Piala Dunia FIFA 1966

Piala Dunia 1970 di Meksiko
Ladislao Mazurkiewicz (Uruguay)


Ladislao Mazurkiewicz (lahir 14 Februari 1945 umur 63, di Piriápolis) adalah sebuah Uruguay mantan sepak bola penjaga gawang dari tahun 1960-an dan 1970-an. . Dia membantu tim nasional Uruguay untuk lolos ke semifinal dari Piala Dunia 1970, di mana charrúas dihentikan oleh akhirnya juara, Brasil.Ia terpilih sebagai penjaga gawang terbaik dari turnamen.
Ia mungkin paling terkenal sebagai penjaga yang jatuh untuk Pelé 's sensasional trik di Final Piala Dunia 1970 ketika ia membiarkan bola melewati menjalankan satu Mazurkiewicz dan ia berlari yang lain, sebelum hampir mencetak dengan tembakan saat ia menoleh ke belakang ke arah tujuan.
Lev Yashin, penjaga gawang dianggap terbaik sepanjang masa mengatakan Ladislao adalah penggantinya.. Mazurkewicz menghabiskan hari-harinya sebagai seorang pelatih bagi penjaga gawang untuk Peñarol. . Dia adalah keturunan Polandia sepanjang salah seorang kerabat. Beberapa orang dan penggemar menganggapnya sebagai penjaga gawang Uruguay yang terbaik dan salah satu yang terbaik datang dari Amerika. Dengan Penarol ia memenangkan 5 kejuaraan nasional serta Copa Libertadores kemudian pada tahun 1966 Copa Intercontinental bermain melawan Real Madrid menang dengan agregasi 4-0.Selama karir internasional 1965-1974, Mazurkiewicz mendapatkan total dari 44 penampilan bersama tim nasional Uruguay

Piala Dunia 1974 di Jerman Barat
Jan Tomaszewski (Polandia)
http://i48.tinypic.com/34nhcpl.jpg

Piala Dunia 1978 di Argentina
Ubaldo Fillol (Argentina)
http://i49.tinypic.com/wi94q8.jpg

Piala Dunia 1982 di Spanyol
Dino Zoff (Italia)

Dino Zoff (lahir 28 Februari 1942) adalah penjaga gawang Tim nasional sepak bola Italia dan pemain tertua yang pernah menjuarai Piala Dunia FIFA, ketika ia menjadi kapten Italia pada Piala Dunia FIFA 1982 di Spanyol, saat berumur 40 tahun.
Ia mempertahankan rekor terlama tanpa kebobolan dalam turnamen internasional (1142 menit) antara 1972 dan 1974. Dengan 112 penampilan ia adalah yang ketiga terbanyak setelah Paolo Maldini dan Fabio Cannavaro

Piala Dunia 1986 di Meksiko
Harald Schumacher (Jerman)

Harald Anton Schumacher (lahir 6 Maret 1954) merupakan mantan pemain sepak bola berkebangsaan Jerman. Dia pernah bermain untuk klub utamanya seperti 1. FC Köln, FC Schalke 04, Fenerbahçe SK, FC Bayern München, dan Borussia Dortmund

Piala Dunia 1990 di Italia
Sergio Goycoechea (Argentina)

Goycochea adalah pengganti Nery Pumpido baik di River Plate dan di tim nasional Argentina, dan mendapatkan terobosan besar dalam Piala Dunia 1990, ketika Pumpido terluka melawan Uni Soviet.Goycochea kemudian menjadi penjaga gawang utama,Dalam tendangan penalti dalam pertandingan babak perempat final melawan tim Yugoslavia, Dalam pertandingan semifinal melawan Italia, ia menyelamatkan tendangan penalti di tendangan penalti dari pemain Roberto Donadoni dan Aldo Serena. Ia memenangkan permainan-tendangan penalti di final Piala Dunia 1990 melawan Jerman, yang kalah 0-1 argentina. Dia terpilih sebagai penjaga gawang di Piala's All-Star Team

Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat
Michel Preud'homme (Belgia)

Michel Preud'homme (lahir 24 Januari 1959) merupakan mantan pemain sepak bola dan pelatih berkebangsaan Belgia yang kini melatih untuk klub K.A.A. Gent. Dia bermain untuk klub Standard Liège, KV Mechelen, dan Benfica

Piala Dunia 1998 di Prancis
Fabien Barthez (Prancis)
http://i48.tinypic.com/23ux91x.jpg

Piala Dunia 2002 di Korea/Japan
Oliver Kahn (Jerman)
http://i48.tinypic.com/1z3cens.jpg

Piala Dunia 2006 di Jerman
Gianluigi Buffon (Italia)
http://i48.tinypic.com/3147ck2.jpg

Label: , , , , ,

Senin, 08 Maret 2010

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2010

Berikut jadwal lengkap Piala Dunia 2010, termasuk skema babak gugur hingga final.

adidas Jabulani Official 2010 World Cup Match  Ball (adidas)

(Waktu dalam WIB)

Grup A:
11 Juni 2010
21:00 Afrika Selatan v Meksiko, Soccer City, Johannesburg
12 Juni 2010
01:30 Uruguay v Prancis, Cape Town Stadium, Cape Town

17 Juni 2010
01:30 Afrika Selatan v Uruguay, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
17 Juni 2010
18:30 Prancis v Meksiko, Peter Mokaba Stadium, Polokwane

22 Juni 2010
21:00 Meksiko v Uruguay, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
21:00 Prancis v Afrika Selatan, Free State Stadium, Bloemfontein

Grup B:
12 Juni 2010
18:30 Argentina v Nigeria, Ellis Park Stadium, Johannesburg
21:00 Korea Selatan v Yunani, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

17 Juni 2010
21:00 Argentina v Korea Selatan, Soccer City, Johannesburg
18 Juni 2010
01:30 Yunani v Nigeria, Free State Stadium, Bloemfontein

23 Juni 2010
01:30 Yunani v Argentina, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
01:30 Nigeria v Korea Selatan, Moses Mabhida Stadium, Durban

Grup C:
13 Juni 2010
01:30 Inggris v Amerika Serikat, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
13 Juni 2010
18:30 Aljazair v Slovenia, Peter Mokaba Stadium, Polokwane

18 Juni 2010
21:00 Inggris v Aljazair, Cape Town Stadium, Cape Town
19 Juni 2010
01:30 Slovenia v Amerika Serikat, Ellis Park Stadium, Johannesburg

23 Juni 2010
21:00 Amerika Serikat v Aljazair, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria
21:00 Slovenia v Inggris, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

Grup D:
13 Juni 2010
21:00 Jerman v Australia, Moses Mabhida Stadium, Durban
14 Juni 2010
01:30 Serbia v Ghana, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

18 Juni 2010
18:30 Jerman v Serbia, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
19 Juni 2010
18:30 Ghana v Australia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg

24 Juni 2010
01:30 Australia v Serbia, Mbombela Stadium, Nelspruit
01:30 Ghana v Jerman, Soccer City, Johannesburg

Grup E:
14 Juni 2010
18:30 Belanda v Denmark, Soccer City, Johannesburg
21:00 Jepang v Kamerun, Free State Stadium, Bloemfontein

19 Juni 2010
21:00 Belanda v Jepang, Moses Mabhida Stadium, Durban
20 Juni 2010
01:30 Kamerun v Denmark, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

25 Juni 2010
01:30 Denmark v Jepang, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg
01:30 Kamerun v Belanda, Cape Town Stadium, Cape Town

Grup F:
15 Juni 2010
01:30 Italia v Paraguay, Cape Town Stadium, Cape Town
15 Juni 2010
18:30 Selandia Baru v Slowakia, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg

20 Juni 2010
18:30 Italia v Selandia Baru, Mbombela Stadium, Nelspruit
21:00 Slowakia v Paraguay, Free State Stadium, Bloemfontein

24 Juni 2010
21:00 Paraguay v Selandia Baru, Peter Mokaba Stadium, Polokwane
21:00 Slowakia v Italia, Ellis Park Stadium, Johannesburg

Grup G:
15 Juni 2010
21:00 Brasil v Korea Utara, Ellis Park Stadium, Johannesburg
16 Juni 2010
01:30 Pantai Gading v Portugal, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth

21 Juni 2010
01:30 Brasil v Pantai Gading, Soccer City, Johannesburg
21 Juni 2010
18:30 Portugal v Korea Utara, Cape Town Stadium, Cape Town

25 Juni 2010
21:00 Korea Utara v Pantai Gading, Mbombela Stadium, Nelspruit
21:00 Portugal v Brasil, Moses Mabhida Stadium, Durban

Grup H:

16 Juni 2010
18:30 Spanyol v Swiss, Moses Mabhida Stadium, Durban
21:00 Honduras v Cili, Mbombela Stadium, Nelspruit

21 Juni 2010
21:00 Spanyol v Honduras, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth
22 Juni 2010
01:30 Cili v Swiss, Ellis Park Stadium, Johannesburg

26 Juni 2010
01:30 Swiss v Honduras, Free State Stadium, Bloemfontein
01:30 Cili v Spanyol, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria

16 Besar
26 Juni 2010, 21:00
Juara Grup A v Peringkat Kedua Grup B, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 49)

27 Juni 2010, 01:30
Juara Grup C v Peringkat Kedua Grup D, Royal Bafokeng Stadium, Rustenburg (Partai 50)

27 Juni 2010, 21:00
Juara Grup D v Peringkat Kedua Grup C, Free State Stadium, Bloemfontein (Partai 51)

28 Juni 2010, 01:30
Juara Grup B v Peringkat Kedua Grup A, Soccer City, Johannesburg (Partai 52)

28 Juni 2010, 21:00
Juara Grup E v Peringkat Kedua Grup F, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 53)

29 Juni 2010, 01:30
Juara Grup G v Peringkat Kedua Grup H, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 54)

29 Juni 2010, 21:00
Juara Grup F v Peringkat Kedua Grup E, Loftus Versfeld Stadium, Pretoria (Partai 55)

30 Juni 2010, 01:30
Juara Grup H v Peringkat Kedua Grup G, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 56)

Perempat-Final
2 Juli 2010, 21:00
Pemenang Partai 53 v Pemenang Partai 54, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 57)

3 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 49 v Pemenang Partai 50, Soccer City, Johannesburg (Partai 58)

3 Juli 2010, 21:00
Pemenang Partai 52 v Pemenang Partai 51, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 59)

4 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 55 v Pemenang Partai 56, Ellis Park Stadium, Johannesburg (Partai 60)

Semi-final
7 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 58 v Pemenang Partai 57, Cape Town Stadium, Cape Town (Partai 61)

8 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 59 v Pemenang Partai 60, Moses Mabhida Stadium, Durban (Partai 62)

Perebutan Juara Ketiga
11 Juli 2010, 01:30
Tim Kalah Partai 61 v Tim Kalah Partai 62, Nelson Mandela Bay Stadium, Port Elizabeth (Partai 63)

Final
12 Juli 2010, 01:30
Pemenang Partai 61 v Pemenang Partai 62, Soccer City, Johannesburg (Partai 64)

Label: , , , , ,

 

Berita Terkini



Map Visitor

Time in Our Country
Your Ad Here